Aplikasi olah foto dan jejaring sosial Instagram memang keren, seakan masuk daftar aplikasi wajib bagi pengguna Android dan iOS. Tak mengherankan penggunanya tembus 80 juta orang pada Juli lalu. Ironisnya, hingga kini Instagram belum bisa menghasilkan uang, malah terus merugi setiap tahunnya.
Aplikasinya bisa diunduh gratis, Instagram juga tak mencoba cari uang dari iklan. Sejak didirikan pada 2010, Instagram merugi 2,7 juta dollar AS setiap tahunnya, atau sekitar Rp 25,7 miliar.
Seorang pejabat pemerintah California bertanya kepada Kevin Systrom, pendiri sekaligus CEO Instagram, tentang bagaimana Instagram menghasilkan uang?
Systrom menjawab, "Itu pertanyaan bagus. Sampai sekarang, kami tidak menghasilkan uang."
Dengan jumlah pengguna yang terus meningkat, Instagram harus meningkatkan kapasitas server. Hal ini perlu biaya besar. Belum lagi ada 13 karyawan yang harus digaji.







