Tanaman liar yang mematikan dan membahayakan manusia, menewaskan ternak, dan mencekik tanaman lain telah menyerbu Uganda, demikian laporan media setempat akhir pekan lalu.
Tanaman yang disebut "Congress" tersebut, yang secara ilmiah dikenal dengan nama
Parthenium hysterophorus, telah terlihat berkembang biak secara cepat di beberapa tempat, terutama di sepanjang jalan raya di seluruh Uganda, mulai dari Busia sampai Kabale.
Dr Gad Gumisiriza, pemimpin proyek penanganan spesies yang menyerbu negeri tersebut, di Kementerian Pertanian, sebagaimana dikutip oleh media milik pemerintah, Sabtu (14/3), Vision, mengonfirmasi bahwa rumput liar itu sejauh ini telah ditemukan sedikitnya di 12 kabupaten.
"Ini adalah tanaman liar yang sangat agresif yang perlu ditangani segera. Jika kita menundanya, tanaman tersebut dapat tumbuh dan tak terkendali," kata Gumisiriza, sebagaimana dilaporkan kantor berita China, Xinhua.