Saat ini banyak orang yang malas gerak (mager) dan lebih senang berleha-leha. Tapi sebaiknya hindari kebiasaan ini, karena kurang gerak atau tidak beraktivitas sama bahayanya seperti merokok.
Sebuah studi baru menunjukkan tidak bergerak dengan cukup atau malas gerak memiliki bahaya terhadap kesehatan yang sama seperti merokok. Dalam penelitian yang diterbitkan The Lancet diketahui 5,3 juta kematian di seluruh dunia akibat kurang aktif secara fisik.
Sementara itu sebagai perbandingan, kematian akibat rokok di seluruh dunia mencapai 5 juta. Hal ini menunjukkan kurangnya aktivitas memiliki ancaman bahaya yang sama seperti merokok.
"Kurangnya aktivitas fisik memiliki dampak besar pada kesehatan dunia. Bahkan, dampaknya bisa sebanding dengan merokok," ujar I-Min Lee, ScD, epidemiologi dari Harvard School of Public Health, seperti dikutip dari WebMD, Rabu (18/7/2012).
Meski begitu Timothy Armstrong, PhD, selaku coordinator of the surveillance and population-based prevention program for the World Health Organization (WHO) di Jenewa, Swiss menuturkan kurangnya aktivitas fisik menempati urutan keempat sebagai faktor risiko utama penyakit kronis setelah tekanan darah tinggi, penggunaan tembakau dan kolesterol tinggi.