About Me

Jasa Menghapus Malware (Virus) Komputer Tanpa Format

Stres karena laptop bervirus dan tidak ingin diformat? Di sini solusinya.

Jauhi Aplikasi RAM Booster dan Task Killer Pada Android

Sering menggunakan aplikasi pembersih seperti Clean Master? Hati-hati!

Pohon Soekarno, Hadiah Sang Proklamator bagi Arab Saudi

Pohon inilah yang mengurangi efek panas terhadap umat islam yang menuaikan ibadah Haji di sana

Hyperloop Siap Bangun Transportasi Tercepat di Indonesia

Lebih cepat dari pesawat penumpang, hanya kalah cepat dari pesawat tempur. Wow!

5 Bukti Bahwa Smartphone Ubah Manusia Menjadi 'Zombie'

Bukti bahwa kecanduan Smartphone sudah sangat meresahkan.

Wednesday, 18 July 2012

5 Negara Perokok Terbesar di Dunia


Berita terbaru yang kami terima saat melihat berita di televisi mengejutkan kami, ternyata Indonesia yang notabene penduduk muslim terbesar didunia, menempati urutan lima besar jumlah penduduk yang merokok.

Urutan pertama ditempati Cina, urutan kedua India, urutan ketiga Indonesia, urutan ke empat Rusia. Sungguh ironis memang, mengingat sebagian ulama mengharamkan rokok dan sebagian memakruhkan. Setidaknya kita tahu bahwa merokok memang tidak baik bagi kesehatan.

5 Fakta Unik Otak Manusia


Setelah ribuan tahun dipelajari, mulai terungkap beberapa sisi misterius otak manusia. Terdapat beberapa fakta yang sebelumnya mungkin tidak pernah terpikir oleh manusia.

Otak adalah salah satu organ yang paling menakjubkan yang ada di dalam tubuh manusia, karena ia dapat mengendalikan sistem saraf pusat agar bisa bekerja secara normal.

Otak manusia sangatlah kompleks dan terdiri sekitar 100 miliar saraf (neuron) dan ada begitu banyak hal terjadi di dalam otak dengan berbagai bidang yang berbeda. Karenanya otak termasuk salah satu organ vital dalam kehidupan manusia.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, ini dia beberapa fakta lain seputar otak manusia yang belum banyak diketahui:

Candi Lebih Tua Dari Borobudur Ditemukan


Penemuan candi lebih tua dari Candi Borobudur ditemukan oleh tim arkeologi dari Balai Arkeologi Yogyakarta. Berbagai bentuk puing itu ditemukan di Desa kayen, Kecamatan Kayen, Pati, Jawa Tengah.

Mulanya warga setempat melaporkan menemukan batu bata berukuran besar di area persawahan Dusun Minoyo. Kemudian peneliti mendatangi dan meninjau lokasi temuan.

Kemudian, para peneliti menemukan beberapa benda cagar budaya seperti struktur batu bata yang masih tertata, arca, serta artefak dari logam dan keramik.

Ketua Tim Peneliti, Rita Astari memperkirakan candi dibuat pada abad ke-7 hingga ke-8. Perkiraan didapat dari struktur dan bahan bangunan, diduga candi berasal dari zaman Kerajaan Mataram Kuno.

Dengan begitu, candi tersebut berusia lebih tua dari Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur dibangun sekitar abad ke-8 dan proses pembangunannya rampung pada abad ke-9.

Sampai saat ini, peneliti baru menemukan dua bangunan candi. Peneliti memperkirakan masih akan menemukan candi-candi lain di Desa Kayen, Pati.

Sumber: http://www.desamodern.com/index.php/read/news/view/2017/Candi-Lebih-Tua-Dari-Borobudur-Ditemukan

75 Persen Penduduk Bumi Punya Akses ke Ponsel


Secara total, sudah ada 6 miliar nomor ponsel yang terdaftar di provider-provider ponsel sedunia.

Jumlah nomor telepon untuk ponsel di seluruh dunia, bila dikumpulkan secara total, sudah mencapai 6 miliar kontak.

Menurut para pakar teknologi, jumlah pengguna ponsel akan segera melebihi angka jumlah populasi bumi.

Menurut laporan Bank Dunia pada hari ini, 75 persen warga bumi sudah memiliki akses ke ponsel.

Laporan ini juga memperkirakan, pada tahun 2015, bumi akan dipadati 7,5 miliar orang dan nyaris 9 miliar pengguna layanan telepon.

Awas! Malas Gerak Bahayanya Hampir Sama Seperti Merokok


Saat ini banyak orang yang malas gerak (mager) dan lebih senang berleha-leha. Tapi sebaiknya hindari kebiasaan ini, karena kurang gerak atau tidak beraktivitas sama bahayanya seperti merokok.

Sebuah studi baru menunjukkan tidak bergerak dengan cukup atau malas gerak memiliki bahaya terhadap kesehatan yang sama seperti merokok. Dalam penelitian yang diterbitkan The Lancet diketahui 5,3 juta kematian di seluruh dunia akibat kurang aktif secara fisik.

Sementara itu sebagai perbandingan, kematian akibat rokok di seluruh dunia mencapai 5 juta. Hal ini menunjukkan kurangnya aktivitas memiliki ancaman bahaya yang sama seperti merokok.

"Kurangnya aktivitas fisik memiliki dampak besar pada kesehatan dunia. Bahkan, dampaknya bisa sebanding dengan merokok," ujar I-Min Lee, ScD, epidemiologi dari Harvard School of Public Health, seperti dikutip dari WebMD, Rabu (18/7/2012).

Meski begitu Timothy Armstrong, PhD, selaku coordinator of the surveillance and population-based prevention program for the World Health Organization (WHO) di Jenewa, Swiss menuturkan kurangnya aktivitas fisik menempati urutan keempat sebagai faktor risiko utama penyakit kronis setelah tekanan darah tinggi, penggunaan tembakau dan kolesterol tinggi.

5 Hal yang 'Halal' Diperdebatkan dengan Dokter

Meski wawasannya tentang penyakit jauh lebih luas dibanding orang kebanyakan, bukan berarti omongan dokter harus semuanya ditaati. Untuk tujuan tertentu, dokter 'halal' untuk dibantah dan diajak berdebat. Dalam porsi wajar tentunya.

Membantah dokter juga harus mempertimbangkan etika, sebab biar bagaimanapun dokter juga punya perasaan seperti manusia pada umumnya.

Mendebat dokter hanya perlu dilakukan untuk melindungi hak pasien, sekaligus krontrol sosial biar dokternya tidak sembarangan karena pasien zaman sekarang makin pintar.

Hal-hal yang perlu dan sering diperdebatkan saat berhadapan dengan dokter antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari MensHealth.com, Rabu (18/6/2012).

Tuesday, 17 July 2012

7 Kebiasaan Saat Bekerja Yang Merugikan Kesehatan


Ketika sibuk dengan pekerjaan, seringkali banyak orang lupa memperhatikan tubuhnya, baik dalam hal pola makan, posisi duduk, maupun waktu untuk beristirahat. Jika hal ini terus dibiarkan, maka bukan mustahil akan berpengaruh buruk bagi kesehatan, dalam jangka pendek maupun panjang.

Berikut ini adalah 7 kebiasaan saat bekerja yang dapat merugikan kesehatan: