Pakar tekonologi kimia Universitas Ma Chung Malang Leenawaty Limantara mengatakan maraknya penggunaan zat pewarna berbahaya oleh pedagang makanan disebabkan pewarna alami pangan dianggap kurang menguntungkan.
"Kurang menguntungkannya bukan secara ekonomi langsung, misalnya harganya mahal, tetapi lebih pada kestabilan zatnya," katanya, di sela "The 11th National Student Conference" di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Kamis.















