Wednesday, 25 April 2012

Percobaan Bintik Buta Pada Mata Kita


Percayakan Anda bahwa dengan mata yang normal, Anda bisa tidak melihat sesuatu yang berada di hadapan Anda? Sekali lagi, percayakah Anda bahwa mata memiliki “keterbatasan” dalam melihat, sehingga sesuatu yang ada di hadapan Anda bisa menjadi tidak terlihat?

Bintik buta atau yang juga dikenal juga dengan blind spot adalah suatu daerah di retina mata yang merupakan jalur syaraf penglihatan menuju ke otak, dan tepat di jalur keluar tersebut tidak terdapat sel peka cahaya sehingga bila bayangan benda jatuh tepat di bintik buta, maka otak tidak akan mendapatkan sinyal dari mata karena bayangan itu jatuh tidak pada sel-sel yang peka cahaya maka benda yang sebenarnya ada di depan kita tidak akan dapat diindentifikasi keberadaannya oleh mata.

Dikarenakan beberapa hal, jarak mata dengan objek pada saat bayangan objek yang dilihat jatuh pada bintik buta di setiap orang bisa berbeda. Hal ini dikarenakan ukuran bola mata, kecembungan lensa mata dan jarak lensa ke retina pada tiap orang berbeda. Hal inilah yang menyebabkan perbedaan jarak penglihatan bintik buta tersebut.

Untuk lebih jelasnya bagaimana realitas bintik buta, kita lakukan percobaan berikut!

Percobaan Pertama:

Amati gambar berikut:



Nah, sekarang tutup mata kiri Anda, lalu amati gambar kucing dengan mata kanan.
Kemudian geser mata anda mendekati ataupun menjauhi gambar ini secara perlahan sampai gambar burung ini hilang tak berbekas dari pandangan mata kanan Anda (biasanya jarak mata ke gambar sekitar 10 cm agar percobaan ini berhasil). Ingat! Tetap fokus ke gambar kucing, jangan sesekali mencoba berpindah fokus ke gambar burung. Untuk pemakai kaca mata, lepas dahulu kaca mata Anda sebelum melakukan percobaan ini.

Gambar burung itu menghilang karena bayangan gambar burung ini jatuh tepat ke bintik buta mata kanan Anda.

Percobaan kedua:

Coba amati kali ini dengan kedua mata kamu, fokus ke tanda “plus” di tengah-tengah lingkaran bulatan-bulatan itu. Amati terus, jaga agar fokus mata Anda tidak berpindah dari tanda "plus" ini dan saksikan apa yang terjadi, bulatan-bulatan itu hilang satu persatu kan?


Kedua percobaan di atas terjadi karena seperti pada penjelasan sebelumnya, yaitu di dalam bola mata, persisnya pada bagian retina, yaitu di bagian bola mata sebelah “belakang”, terdapat “bintik buta” yang merupakan bagian dari retina yang tidak memiliki sel-sel penangkap cahaya. Sehingga cahaya yang kebetulan “jatuh” pada daerah “bintik buta” atau blind spot ini, tidak akan menghasilkan “gambar”.

Nah ternyata Anda yang memiliki mata normal, juga memiliki kekurangan berupa “buta” pada kondisi tertentu. Namun bagaimanapun, jagalan kesehatan mata Anda, karena mata adalah “jendela” tubuh Anda yang luar biasa ini.

Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13841086

2 comments:

  1. Terima kasih atas penjelasan singkat dari Anda. Mudah dipahami meskipun oleh orang yang tidak belajar biologi.

    ReplyDelete