About Me

Jasa Menghapus Malware (Virus) Komputer Tanpa Format

Stres karena laptop bervirus dan tidak ingin diformat? Di sini solusinya.

Jauhi Aplikasi RAM Booster dan Task Killer Pada Android

Sering menggunakan aplikasi pembersih seperti Clean Master? Hati-hati!

Pohon Soekarno, Hadiah Sang Proklamator bagi Arab Saudi

Pohon inilah yang mengurangi efek panas terhadap umat islam yang menuaikan ibadah Haji di sana

Hyperloop Siap Bangun Transportasi Tercepat di Indonesia

Lebih cepat dari pesawat penumpang, hanya kalah cepat dari pesawat tempur. Wow!

5 Bukti Bahwa Smartphone Ubah Manusia Menjadi 'Zombie'

Bukti bahwa kecanduan Smartphone sudah sangat meresahkan.

Thursday, 25 October 2012

3000 Sarjana Melamar Jadi Tukang Sampah


Sebanyak 7.136 lulusan baru telah melamar untuk serangkaian posisi sanitasi, termasuk peran perawatan dan tukang membersihkan jalan, diiklankan oleh otoritas lokal di Harbin.

Seorang anggota staf departemen publik di HHRSSB mengatakan kepada Global Times bahwa 7.186 orang telah mendaftar untuk pemeriksaan jam 6 sore pada tanggal 16 Oktober lalu. Menurut pegawai pemerintah, 29 pelamar memegang gelar master, akuntansi untuk 0,4 persen, dan 2.954 memegang gelar sarjana, akuntansi untuk 41,11 persen dari kelompok, dan sisanya adalah lulusan dari sekolah kejuruan.

Sistem pendaftaran online menunjukkan bahwa 3.378 pelamar yang bersaing untuk posisi sebagai pengemudi kendaraan, 216 sebagai staf pemeliharaan kendaraan dan 3.301 sebagai pembersih jalan.

Indonesia Borong Medali Paduan Suara di Spanyol


Kontingan Indonesia memborong perolehan medali pada kompetisi paduan suara internasional (Festival Coral Internacional) Canta al Mar di Calella Spanyol, belum lama ini.

Sebanyak sembilan grup paduan suara asal Indonesia tercatat sebagai peserta dalam kompetisi paduan suara bergengsi yang diselenggarakan oleh jaringan festival internasional inkultur ini, kata Pensosbud KBRI Madrid Krisnawati Desi Purnawestri kepada ANTARA London, Selasa.

Kelompok paduan suara itu adalah Marsudirini Children's Choir, Pangudi Luhur Youth Choir, 78 Youth Choir, Nine’s Voice SMAN 9 Binsus Manado, Purna Gita Bahana Nusantara Banjarbaru, The Chorale Singers Jakarta, The Hope Voice Choir Papua, Sola Fide Voice Palangkaraya, serta Jakarta Chamber Singers.

Mereka bertanding membawa nama Indonesia melawan 70 kelompok paduan suara lainnya dari 35 negara, mulai tanggal 17 hingga 21 Oktober laalu di kota Calella, Spanyol.

Hati Hati Konsumsi Daging Qurban


Pada hari raya Idul Adha seperti biasa akan banyak hewan ternak yang disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat. Terkait hal itu, setiap orang diimbau untuk berhati-hati atas kemungkinan terinfeksi cacing hati yang bersembunyi di dalam daging Qurban.

Imbauan untuk mewaspadai penyakit cacing hati pada hewan ternak menjelang hari raya Idul Adha 1433 Hijriah itu antara lain disampaikan Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bengkulu..

“Kami imbau kepada seluruh warga agar waspada terhadap penyakit cacing hati pada hewan dan
memasaknya dengan benar agar terhindar dari penyakit itu,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bengkulu, Arif Gunadi, Senin (22/10).

7 Kampung Pinggir Sungai Cantik di Dunia


Kampung di bantaran kali itu biasanya menyatu dengan sistem transportasi waterways di sungai atau anak sungai (kanal).

Berikut kampung di bantaran kali cantik yang ada di dunia:

Penyakit Aneh Gadis Alergi Dengan Cahaya

Penyakit Aneh Gadis Alergi Dengan Cahaya

Penyakit aneh ini diderita oleh seorang gadis yang takut cahaya ia alegri jika terkena cahaya. Megan Hume, 10, harus mengubur mimpi bisa keluar rumah bermain dengan teman-teman sebayanya. Hanya bisa meringkuk di ruang gelap. Menghindari sinar matahari yang seolah racun ganas bagi tubuhnya. Reaksi alergi yang cukup parah mendadak muncul setiap kali tubuhnya terpapar cahaya.

Hanya beberapa menit berada di luar rumah bahkan bisa membuatnya merasa kesakitan luar biasa. Kulitnya melepuh dan membengkak seperti terkena luka bakar. Tak hanya matahari, ia juga menjadi sangat sensitif dengan beragam sumber cahaya. Mulai dari cahaya lampu hingga cahaya layar televisi. "Menonton televisi sekitar satu jam saja sudah bisa menciptakan reaksi alergi yang sungguh buruk," kata sang ibu, Michelle, dikutipmirror.co.uk.

Terdampar di Gurun, Pria Difabel Merangkak Selama Tiga Hari

Ilustrasi gurun

Pria malang ini tersungkur tanpa makanan, minuman, dan makanan.


Seorang pria difabel pada kedua kakinya terpaksa harus merangkak selama tiga hari di tengah terik gurun New Mexico, Amerika Serikat, untuk mencari pertolongan. Pria nahas ini terdampar di tengah lingkungan yang keras setelah dilempar keluar mobil.

Diberitakan Telegraph, Rabu 24 Oktober 2012, Rick Gilmore mengalami kelumpuhan motorik dan syaraf pada kedua kakinya akibat kecelakaan mobil dua tahun lalu. Pria 49 tahun ini mengaku bertemu dengan dua orang dengan truk putih yang menawarinya menumpang di sekitar Navajo Nation pekan lalu.

Gilmore sempat mampir ke rumah mereka dan makan steak. Setelah itu, lelaki ini diajak keliling. Saat Gilmore menolak berbagi mirasnya dengan mereka, tiba-tiba salah satu dari pria itu menarik kakinya dan melemparnya keluar mobil, di pinggir jalan, di tengah gurun.

Saat itu sudah malam, gelap gulita, pria malang ini tersungkur tanpa makanan, minuman, pakaian tebal dan kursi rodanya. "Saat itu sangat gelap, saya menggigil kedinginan, anginya kencang. Saya lalu merangkak ke semak-semak dan meringkuk di situ," ujarnya.

Pria Di Brazil Berjalan Di Pemakamannya Sendiri


Pertemuan keluarga untuk berkabung atas kematian seorang kerabat berubah menjadi kejutan besar sampai menangis dan pingsan ketika orang meninggal tersebut berjalan di pemakamannya sendiri. Dalam kasus kesalahan identitas aneh, berita pembunuhan pencuci mobil, Gilberto Araujo telah disampaikan kepada keluarga oleh polisi setempat di Sao Paulo, Brasil. Tak lama setelah itu, ketika saudara si gelandangan bandel itu dipanggil ke kamar mayat untuk membuat identifikasi positif pada tubuh, ia melihat kakaknya tergeletak di meja dan membawa pulang mayat.

Jose Marcos Araujo begitu tertipu oleh kemiripan rupa sesama pencuci mobil, Genivaldo Santos Gama dengan adiknya Gilberto, dan ia keliru mengkonfirmasi mayat tersebut sebagai saudaranya. Inspektur polisi Roberto Lima mengatakan bahwa Jose Marcos mengambil mayat ke rumah Alagoinhas ibunya dimana pemakaman akan diadakan.